Jumat, 24 Agustus 2018

MATERI BIOLOGI KELAS XI



Sel Tumbuhan : ada Dinding sel , Chloroplast dan Vacuola besar
Sel Hewan : ada Lisosom dan Sentriol
Mitocondria (respirasi sel ) , Ribosom ( sintesa protein ) , RE ( transportasi protein) Nucleus ( pengatur aktifitas sel ), Membrane sel (mengatur transportasi ), Mikro filamen (penggerak otot) mikrotubulus ( penyusun benang spindle /kerangka sel , badan golgi ( sebagai kelenjar , penghasil enzim) , Peroksisom ( badan mikro) penghasil katalase pengurai H2O2 , Lisosom dihasilkan badan golgi untuk ( autofagi, Autolisis , endositosis , eksositosis ) , Chloroplast ( Reaksi terang dan Gelap ), Sentrosom menentukan arah pembelahan sel
Untuk lebih jelasnya
Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).
Organel Sel tersebut antara lain :
Retikulum Endoplasma (RE.)
Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel.
Dikenal dua jenis RE yaitu :
  • RE. Granuler (RE kasar) transportasi protein m tempat menempel ribosom
  • RE. Agranuler (RE halus) sintesis lemak
Ribosom (Ergastoplasma)
  • Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter.
  • Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel
  • Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.
Mitokondria (The Power House)
  • Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran.
  • Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista
  • Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi julukan “The Power House”.
  • Pada sel prokaryotik mrtocondria digantikan mesosom
Lisosom
  • Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym.
Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom)
  • Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa.
  • Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.
Sentrosom (Sentriol)
  • Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis.
  • Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.
Plastida
Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
1. Lekoplas
(plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan),
terdiri dari:
  • Amiloplas (untak menyimpan amilum)
  • Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak)
  • Proteoplas (untuk menyimpan protein).
2. Kloroplas
  • yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
3. Kromoplasyaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :
  1. Karotin (kuning)
  2. Fikocyanin (biru)
  3. Fikosantin (kuning)
  4. Fikoeritrin (merah)
Vakuola (RonggaSel)
Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas
Vakuola berisi :
  • garam-garam organik
  • glikosida
  • tanin (zat penyamak)
  • minyak eteris
(misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar, Zingiberine pada jahe)
  • alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain)
  • enzim
  • butir-butir pati
  • Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.
Mikrotubulus
  • Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai “rangka sel”.
  • Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.
Mikrofilamen
  • Seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.
Peroksisom (Badan Mikro)
  • Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).
3. Inti Sel (Nukleus)

Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu :
  • Selaput Inti (Karioteka)
  • Nukleoplasma (Kariolimfa)
  • Kromatin / Kromosom
  • Nukleolus(anak inti).
  • Sel Tidak Berinti, contohnya trombosit dan eritrosit (Sel darah merah). Di dalam sel darah merah, terdapat hemoglobin sebagai pengganti nukleus (inti sel).
  • Sel Berinti Banyak, contohnya Paramecium sp dan sel otot
  • Sel hewan berklorofil, contohnya euglena sp. Euglena sp adalah hewan uniseluler berklorofil.
  • Sel pendukung, contohnya adalah sel xilem. Sel xilem akan mati dan meninggalkan dinding sel sebagai “tulang” dan saluran air. Kedua ini sangatlah membantu dalam proses transpirasi pada tumbuhan.
JARINGAN
  • Penampang daun : Epidermis , Parenkim palisade (untuk fotosintesis) Parenkim spons (penyimpan sementara hasil fotosintesis) , X/ F dan Ep bawah dengan stomata
  • Penampang Batang : Epidermis, kortex , ada lingkaran cambium keluar dan kedalam (Floem dan Xilem sekunder ) paling dalam stele
  • Penampang akar : Epidermis, kortex , endodermis , perisikel/perikambium , Floem diluar perisikel dan Xilem didalam , stele ( silinder pusat )
  • Jika direndam Eosin warna merah : warna merah hanya dijumpai di Xilem saja pada batang setelah diiris , untuk membuktikan bahwa air diangkut oleh Xilem
Jaringan pada manusia
  • Epithel dengan bentuk pipih, silingris ,kubus gimana tempatnya diapalin
  • Otot meliputi
  1. lurik /rangka ( inti banyak ditepi,serabut gelap terang, sadar /volunter , cepat menerima rangsang ,cepat lelah
  2. polos /involunter kenalikan lurik : bentuk seperti gelendong ada di organ dalam
  3. Jantung ( myocardium bentuk seperti lurik hanya bercabang dengan satu inti sifat kerja seperti polos )
  • Syaraf (neuron) benang pendek Dendrit (penerima rangsang , benang panjang Akson ( neurit ) penerus rangsang ada myelin ,sel schwann , nodus ranvier, sedang bulat dengan inti dikenal badan sel
  • Tulang :
  1. kartilago (rawan ) ada Hyalin ,elastin dan fibrosa
  2. osteo ( tulang sejati) ada saluran havers , lakuna

3 . Sistem Gerak :
  • Diartrosis : sendi Engsel di Siku/ lutut/ ruas jari , Peluru di bahu /pinggul , Pelana di pergelangan tangan , Putar di leher (Atlas dan tengkorak , Luncur di tulang belakang
  • Sinarthrosis : Hubungan antar tulang tak bisa digerakkan : Sinfibrosis : cranium kepala sambungan tulang pipih membentuk SUTURA , Sinchondrosis : Rusuk
  • Antagonis Otot : Otot Bisep berkontraksi membuat siku bengkok Fleksi , dan Trisep berkontraksi siku Lurus ( Ekstensi ) , otot antagonis lain , Supinasi (menengadah) dan Pronasi (menelungkup) . Abduksi dan Adduksi ( dekat ) , Elevasi dan Depresi ( turun )
  • Penyakitnya : bisa kesalahan tulang belakang ; skoliosis, kifosis dan Lordosis (melihat Lord (tuhan) , bisa fraktura , fisura

4. System Transportasi
  1. Penyumbatan Arteri disebut Sclerosis Ateroskleroasis: lemak ( fat), Arteriosclerosis kapur /calsium
  2. Pelebaran Vena : Varises jika di betis, Hemoroid/ wasir jika di Anus Penyumbatan
  3. kapiler jantung disebut : Trombus : padat , Embolus udara
  • Peredaran besar : jantung – tubuh – jantung ( bilik kiri – aorta – tubuh – vena kava – serambi kanan)
  • Peredaran kecil : jantung – paru paru – jantung ( bilik kanan – arteri pulmonalis – paru – vena pulmonalis – serambi kiri )
  • Vena : masuk jantung , lemah tekanan , dipermukaan ,dinding tipis kaku , kecuali vena pulmonalis semua vena penuh CO2)
SEL DARAH


  • Erytrocyt (tak berinti ,5 juta/cc, Hb ) : anemia jika kurang
  • Leucocyt ( LyMBEN) ; Lymposit , Monosit , Basofil , Eosinofil , Neutrofil , 
  • MBEN : membunuh kuman dan L- Lymposit untuk antibody . 6-9 ribu /cc berinti , ada kemampuan diapedesis (menembus pembuluh darah –nanah) leukemia (lebih) Leukopenia ( kurang )
  • Trombosit (keeping darah ) kecil tak berbentuk : pembekuan 200- 300 ribu / cc kurang demam berdarah
  • Pembekuan darah : Trobocyt-trombokinase-protrombin–trombin-fibrinogen – benang fibrin
5 System Respirasi
Mekanisme
  1. Respirasi dada : memakai OATR dan terjadi gerakan rusuk naik turun
  2. Respirasi Perut : memakai Otot Diafragma dan perut dan terjadi gerakan Diafragma
  • Inspirasi Dada : OATR kontraksi Rusuk naik Rongga dada besar – Paru besar – inspirasi
  • Inspirasi Perut : otot diafragma berkonmtraksi , difragma lurus, Paru besar –udara masuk
  • Asfiksi : keadaan darah kurang oksigen : ini karena diudara banyak CO/CN , TBC, di Pegu nungan tinggi , tenggelam paru penuh air, semua membuat difusi oksigen terhenti
Fisik paru paru :
  • Alveolus : tipis ,penuh pembuluh darah, mudah terjadi difusi , epitel pipih selapis Trachea – Bronchus : cincin tulang rawan , otot polos , epitel bersilis Bronchiolus ; otot polos saja
Respirasi Hewan :
  • Cacing tanah : Difusi kulit di punggung (dorsal )
  • Laba laba : paru paru buku
  • Serangga : trakea ,
  • burung terbang : kantong hawa
  • Ikan waktu Ekspirasi di insang
6. System Pencernaan
  • Mulut : Ptialin : amilum – disakarida / glukosa ada kelenjar ludah parotis , bawah lidah
Lambung :
  • Enzim Pepsin Pencernaan protein jadi peptone
  • Enzim Renin mengubah caseinogen pada susu menjadi casein (protein susu )
  • HCl : disinfektan , membuka klep pylorus, menutup klep dua belas jari , mengubah pepsinogen jadi pepsin , menurunkan pH , mengaktifkan hormone sekretin dan koleosistokinin
Dua belas Jari
  • ada getah dari Pancreas ( TLA, Interokinase , NaHCO3 dan empedu
  • Terjadi penguraian peptone jadi asam amino – oleh Tripsin
  • Pengemulsian lemak oleh getah empedu kemudian oleh lipase pancreas (steapsin) lemak dijadikan asam lemak dan gliserol
  • Disacharida : MLS ( maltosa , Laktosa , Sukrosa) oleh amylase disakarase diurai
  • Pankreas : aktif karena hormone sekretin ,
  • Empedu aktif krn : Koleosistokinin , Dua hormone diatas keluar dirangsang oleh HCl dari Lambung
Usus halus
  • Erepsin menguraikan Protein menjadi asam amino , dan terjadi penyerapan
  • Usus besar hanya terjadi penyerapan air dan pembusukan oleh Bakteri E coly
  • Makanan mengandung Glukosa di Test dengan Benedict : merah bata , Protein di Test dengan Biuret : Violet ( ungu) . Amilum / KH dengan Luhol : Biru tua
Gangguan Pencernaan
  • di lambung : Ulkus , Kolik , Gastritis
  • Usus Besar : konstipasi , usus buntu : apendisitis
  • kelenjar ludah : Gondong _( Parotitis)

7. System Ekskresi
  • Nefron ginjal : Filtrasi ( Glomerulus ), Reabsorbsi ( TCP) , Augmentasi ( TCD)
  • Filtrasi : buat urine primer /filtrate glomerulus : masih berguna ada glukosa tanpa asam amino
  • Reabsorpsi : Buat urine II /filtrate tubulus : urine tak ada lagi glukosa ada penambahan urea
  • Augmentasi : Buat urine benar dengan bantuan ADH dari hipofise posterior
  • Urin primer dibuat di glomerulus ada di TCP , Urine sekunder dibuat di TCP ada di TCD
  • Penambahan urea, pengurangan / penambahan air air di TCD (ingat ADH)
  • Diabetes Incipidus : kencing terus karena ADH dari hipofise berkurang
  • Albuminaria : Kencing mengandung ada protein
  • Uremia : ada kencing di darah
  • Nefritis : infeksi nefron
  • Anuria : gagal ginjal
  • Jalan urine dari Ginjal (Pelvis renalis) – Ureter – Kantong Kemih - Urethra
  • Ekskresi Hewan : Cacing tanah: Nefridium , Insekta : Buluh malphigi ( spt rambut / benang di ususnya) Laba laba : Coxae , Planaria (cacing pipih ) : Sel api , Udang : kelenjar hijau
8. System Reproduksi
  • Laki : Testes ( buat sperma dan Testosteron) – epididimis ( pematangan ) – vas deferens – kantung sperma ( vesica seminalis ) penampungan – uretra ( jalan terakhir baik sperma /urin
  • Wanita : Ovarium ( produksi ovum dan estrogen , progesterone ) – fimbrae – tuba falopii / oviduct ( terjadi fertilisasi ) – Uterus ( tempat bayi) karena ada endometrium disisi tepinya – servix ( leher rahim ) – vagina
  • Siklus menstruasi Manusia ( FELP ) ; FSH – Estrogen – LH – Progesteron
  • Hipofise kirim FSH ke ovarium membuat folikel besar ( FDG) FDG menghasilkan Estrogen Estrogen membuat endometrium uterus menebal dan mebuat FSH terhenti dan mamcu keluarnya LH , LH di ovarium membuat FDG matang dan pecah terjadi Ovulasi ovum ke oviduct FDG berubah jadi Korpus luteum ( Badan kuning ) yang menghasilkan Progesteron , Progesteron membuat endometrium kuat dan berpembuluh darah , Semakin lama waktu Korpus luteum berubah jadi korpus albicans ( badan putih ) , telur tak dibuahi , progesterone didarah sedikit luruh endometriumnya terjadilah kisah Menstruasi
  • FDG – Korpus Luteum – Korpus Albicans

9. System Koordinasi
  • Gerak Refleks : Reseptor - Sensorik – Tlg Belakang – Motorik – Effektor (otot )
  • Pedoman : sampai di sumsum tulang belakang selalu neuron lewat akar dorsal (atas ) baru bawah
  • Jadi neuron sensorik dari reseptor ada di atas – motorik di bawah ke effektor (berupa otot
  • Jika Gerak sadar ke OTAK dari sumsum tulang belakang
  • Bagian neuron : Dendrit : penerima rangsang ( benang pendek ) kebadan sel
  • Neurit /Akson : penerus rangsang dari badan sel ke neuron lain , pusat di akson ada myelin (pembungkus ) nodus Ranvier (melancarkan jalan syaraf), Schwann ; memberi makan , ujung aksomn yang berhubungan dengan sinapsis
  • Otak dibungkus Meninges tersusun 3 lapisan : Durameter –Arachnoid – Piameter (DAP)

10. Sistem Indra
  1. Mata ( Fotoreseptor – Retina )
  • Sclera ( lapisan luar bola mata ), Coroid (lapisan tengah ada pembuluh darah ) , Retina ( lapisan dalam peka cahaya) , Cornea ( meneruskan cahaya ke lensa , Iris (pigmen mata), pupil ( pintu masuk cahaya ke lensa , Lensa (Fokus cahaya)
  • Di retina ada bagian peka cahaya terang berupa
  • Sel Conus mengandung Iodopsin yang tersusun atas Opsin dan retinin) dan Sel Basilus (special gelap mengandung Rodopsin terdiri Opsin & Vitamin A)
  • Myopi ( cahaya jatuh didepan retina ) dibantu lensa cekung ( negative )
  • Hipermetropi ( cahaya jatuh dibelakang retina ) dibantu lensa Cembung ( + )
  • Presbyopi ( mata tua) cahaya jatuh dibelakang retinaAstigmat ( silindris ) lensa mata tidak rata
  • Hemeralopia (Rabun senja ) , Xeropthalmia ( Kornea kering ), Keratomalasi semua akibat kekrungan Vitamin A

2. Telinga ( Phono reseptor – Organ korti )
  • Ada daun Telinga -saluran telinga luar – gendang telinga (membrane thimpani) – tulang pendengaran di area tengah : MLS ( martil ,landasan , sanggurdi ) – tingkap oval – saluran limped an berakhir ke koklea yang penuh Organ korti yang ditepel syaraf no 8 Auditory
  • diatas Coclea ada Saluran setengah lingkaran ( sakulus- utrikulus - semisirkularis ) berupa alat keseimbangan yang ditempeli syaraf dibawa ke otak kecil

3 Kulit ( Tangoreseptor )
  • Selain alat ekskresi juga alat Indra perasa ( P-T , K – D , R – P , M – PRS )
  • Pacini – Tekanan , Krause – Dingin , Rufini – Panas , Meisner – Perabaan dan Sentuhan , Sebagai alat ekskresi karena terdapat kelenjar keringat ( Glandula Subrudorifera) yang pembuluhnya memutar mutar mengatur suhu tubuh .
  • Kulit terdapat 2 lapisan yaitu Epidermis dan Dermis
  • Epidermis ( KLGG) mempunyai 4 lapisan yaitu Korneum ( proteksi/ zat tanduk) Lusidum (bening pemisah) , Granulosum ( Pigmen kulit ) Germinativum ( Regenerasi kulit)
  • Dermis terdapat kelenjar keringat , minyak , pembuluh darah , ujung syaraf , lemak , rambut


Tidak ada komentar:

Posting Komentar