Minggu, 19 Agustus 2018

Tentang Soal HOTS dan Contohnya Pada Mapel Biologi SMA



Tentang Soal HOTS dan Contohnya Pada Mapel Biologi SMA

Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah pada lampiran I menyatakan bahwa salah satu  dasar penyempurnaan kurikulum adalah adanya tantangan internal dan eksternal. Tantangan eksternal antara lain adanya arus globalisasi dan berbagai isu internasional termasuk isu perkembangan pendidikan.
Terkait dengan isu perkembangan pendidikan di tingkat internasional, kurikulum 2013 dirancang dengan berbagai penyempurnaan. Salah satu penyempurnaan pada Kurikulum 2013 (K-13) adalah penyempurnaan pada standar penilaian. Model-model penilaian pada K-13 mengadaptasi model-model penilaian standar internasional. Penilaian dalam K-13 diharapkan dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), karena berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta didik untuk berpikir secara luas dan mendalam tentang materi pelajaran.
Salah satu latar belakang yang mendorong penyempurnaan Standar Penilaian Pada K-13 tersebut adalah Hasil studi internasional PISA menunjukkan prestasi literasi membaca (reading literacy), literasi matematika (mathematical literacy), dan literasi sains (scientific literacy) yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah. Seperti yang telah saya tuliskan dalam 3 level kognitif yang diuji dalam soal USBN 2017, umumnya kemampuan peserta didik Indonesia sangat rendah dalam: (1) memahami informasi yang kompleks; (2) teori, analisis, dan pemecahan masalah; (3) pemakaian alat, prosedur dan pemecahan masalah; dan(4) melakukan investigasi. Oleh karena itu melalui penyempurnaan K-13 dikembangkanlah  soal HOTS
Apa yang dimaksud dengan   HOTS ?
HOTS adalah Kemampuan berfikir tingkat tinggi (higher order thinking) melibatkan pembelajaran keterampilan yang lebih kompleks seperti berpikir kritis dan merangsang siswa untuk mengintrepretasikan, menganalisa atau bahkan mampu memanipulasi informasi sebelumnya sehingga tidak monoton.
Ciri-ciri Soal HOTS:
  • Meminimalkan tingkat kemampuan mengingat kembali (recall) dan penekanan diberikan terhadap:  mentransfer dari satu konsep ke konsep lainnya, memproses dan menerapkan informasi,melihat keterkaitan antara informasi yang berbeda-beda,   menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, dan secara kritis mengkaji/menelaah ide atau gagasan dan informasi.
  • HOT  termasuk menunjukkan pemahaman akan informasi dan bernalar dari pada sekedar mengingat kembali/recall informasi.
  • Tidak menguji ingatan.
  • Penilaian yang fokus pada HOT  melibatkan:     a. Pertanyaan dan jawaban; b) Eksplorasi dan analisis, c) Memakai nalar ketika memperoleh informasi, bukan mengingatnya kembali, d)  Memecahkan, menilai, mengkritik, dan menerjemahkan.
  • Pertanyaan yang sifatnya HOT  tidak selalu harus lebih sulit.
  • HOT tidak terpaku hanya untuk siswa yang lebih dewasa atau kurikulum yang lebih ‘sulit’
Proses kognitif mana saja yang melibatkan HOT?
Dimensi proses kognitif HOTS adalah menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Kemampuan-kemampuan ini merupakan kemampuan berpikir level atas (metakognitif)  pada taksonomi Bloom yang terbaru hasil revisi oleh Anderson dan Krathwohl. Berikut penjelasan ketiga dimensi kognitif tersebut:
a.       Menganalisis: Menggunakan keterampilan yang telah dipelajarinya terhadap suatu informasi yang belum diketahuinya dalam mengelompokkan informasi, menentukan keterhubungan antara satu kelompok/ informasi. Dengan menggunakan kata kerja operasional berikut: menganalisa, mengkategorikan, membandingkan, menyimpulkan,  mengkontraskan, mendeduksi,  membedakan,  memisahkan, mengambil/membuat simpulan,  menginterpretasi, menguji, merumuskan, dan memprediksi
b.      Mengevaluasi: Menentukan nilai suatu benda atau informasi berdasarkan suatu kriteria. Dengan menggunakan kata kerja operasional berikut: menilai,  menguji, memilih,  mengkritik,  mengevaluasi, memutuskan,  meratingkan, dan memberi nilai.
c.       Mencipta/Mengkreasi: Kemampuan membuat suatu cerita/tulisan dari berbagai sumber yang dibacanya, membuat suatu benda dari bahan yang tersedia, mengembangkan fungsi baru dari suatu benda, mengembangkan berbagai bentuk kreativitas lainnya. Dengan menggunakan kata kerja operasional berikut: merumuskan, merencanakan, memproduksi, merakit, menemukan, memformulasikan, membentuk, menyempurnakan, membangun, mengembangkan, membuat dan melengkapi.
Mengembangkan Butir Soal HOTS
Agar butir soal yang ditulis dapat menuntut berpikir tingkat tinggi, maka setiap butir soal selalu diberikan dasar pertanyaan (stimulus) berbentuk sumber/bahan bacaan seperti: teks bacaan, paragrap, teks drama, penggalan novel/cerita/dongeng, puisi, kasus, gambar, grafik, foto, rumus, tabel, daftar kata/symbol, contoh, peta, film, atau suara yang direkam, dianalisis, dievaluasi, dan dikreasikan
Butir soal pada soal HOTS hendaknya juga  bersifat kontekstual. kontekstual merupakan penilaian  yang berbasis situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, dimana peserta didik diharapkan dapat menerapkan konsepkonsep pembelajaran di kelas untuk menyelesaikan masalah. Permasalahan kontekstual yang dihadapai oleh masyarakat dunia saat ini terkait dengan lingkungan hidup, kesehatan, kebumian dan ruang angkasa, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam pengertian tersebut termasuk pula bagaimana keterampilan peserta didik untuk menghubungkan (relate), menginterpretasikan (interprate), menerapkan dan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dalam pembelajaran di kelas untuk menyelesaikan permasalahan dalam konteks nyata.
Contoh Soal HOTS pada Mata Pelajaran Biologi SMA
Di bawah ini saya sajikan contoh soal yang tergolong HOTS pada mata pelajaran Biologi SMA:
Serangan hama wereng di daerah pertanian disebabkan habitat wereng berubah menjadi pemukiman atau pertanian. Tanaman yang homogen di daerah pertanian mempercepat pertumbuhan populasi werwng karena tersedia makanan yang melimpah. Penyemprotan pestisida biasanya dilakukan untuk mengirangi populasi wereng, namun setelah lima tahun kembali terjadi serangan hama wereng, padahal penyemprotan rutin pestisida selalu dilakukan.
Bagaimana teori seleksi alam Darwin dihubungkan dengan peristiwa tersebut?
a. Sebagian kecil populasi wereng dapat bertahan hidup karena resistensi tinggi
b. Migrasi wereng terus menerus terjadi sepanjang masa
c.  Sebagian populasi wereng terisolasi saat penyemprotan pestisida
d.  Populasi werwng meningkat drastis selang lima tahun
e.   Sebagian wereng bertelur sebelum penyemprotan pestisida berlangsung
(Soal UN tahun 2012/2013)
Pembahasan:
Menurut penulis, soal ini termasuk soal HOTS karena memenuhi ciri-ciri soal HOT seperti tersebut diatas. Soal tersebut juga menggunakan salah satu dimensi kognitif  menganalisis, yang merupakan salah satu dimensi kognitif soal HOTS.  Untuk menjawab soal ini siswa terlebih dahulu menguasai materi tentang teori Darwin, yakni seleksi alam. Setelah itu siwa dapat menghubungkan konsep seleksi alam untuk memecahkan masalah pada dasar  pertanyaan  (merupakan stimulus) dari batang soal yang menyajikan suatu kasus adanya serangan hama wereng pada tanaman padi  secara berulang (bersifat kontekstual/permasalahan nyata).
Kunci jawaban : a)  Sebagian kecil populasi wereng dapat bertahan hidup karena resistensi tinggi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa Seleksi Alam menurut Darwin adalah makhluk hidup yang dapat menyesuaikan dengan lingkungan akan bertahan hidup dan akan menurunkan sifat-sifat yang dimilikinya kepada generasi selanjutnya. Dalam kasus di atas pada`saat penyemprotan pestisida dengan tujuan mematikan wereng. Tetapi tidak semua wereng mati, karena memiliki daya tahan (adaptasi) yang tinggi terhadap lingkungan, sehingga wereng tersebut bertahan hidup (resisten)  dan akan berkembang biak kembali di saat kondisi telah kembali normal. Oleh karena itu serangan werwng akan terulang kembali.
Demikian yang dapat penulis sajikan tentang soal HOTS. Semoga bermanfaat khususnya bagi anda yang berprofesi sebagai pengajar (guru). Jika ada masukan/tanggapan atau kritik mohon dituliskan di kotak komentar. Terimakasih
Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar