PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
- Pertumbuhan adalah pertambahan jumlah , ukuran dan volume sel yang irreversible.menekankan pada kwantitas , sedang perkembangan proses mencapai kematangan / kedewasaan individu yang tidak bicara kwantitas tetapikwalitas sel.
- Untuk membicarakan hal itu bisa dilihat pada perkecambahan(pertumbuhan) yang diakhiri dengan pertumbuhan tanaman menjadi dewasa yang berbunga yang mampu menghasilkan buah dengan biji yang membentuk individu.
- Perkecambahan diawali dulu dengan biji Dormancy ( berhenti aktivitas) sehingga mengering ini membuat tekanan osmotic biji tinggi , setelah kering dengan kondisi lingkungan yang berair maka terjadilah imbibisi – air yang masuk kedalam biji membuat Giberelin aktif – dan menggiatkan Enzim amylase menjadi aktif – amylase menghidrolisis amilum pada cadangan makanan biji segera amilum dirubah jadi glukosa – adanya glukosa menjadi embryo /calon individu mendapatkan makanan sehingga tumbuh dan memecahkan kulit biji yang udah lunak karena terendam air . jika perkecambahan itu di tempat gelap maka akan cepat karena Auksin aktif tanpa cahaya memacu daerah apical tumbuh cepat
- (Etiolasi ) namun jika tanpa cahaya terus akan mati seiring dengan habisnya makanan di cadangan makan karena tidak segera digantikan dengan makanan dari hasil fotosintesis , jika ada sinar matahari tumbuh aktiflah dia ( Begitu kisah perkecambahan )
Hormon penting pertumbuhan yaitu
- Etilin : pemasakan buah , buah tua akan mengeluarkan gas membuat kulit masak
- Kalin : pembentukan Organ Batang, Bunga, Daun, Akar, (Kaulo,Antho, Filo,Rhizokalin)
- Traumalin : Penyembuhan luka ( trauma) dari goresan sehingga kalus terbentuk kembali .
- Absisin : menguranngi aktifitas besar (bertahan hidup) karena diluar kondisi kurang baik
- Auksin ( IAA) pertumbuhan apical keatas / bengkok
- Giberelin : pertumbuhan raksasa , buah partenocarpi ( tanpa biji)
- Sitokinin : pembelahan sel
ENZIM
Sifat enzim
- Fisik : Berupa getah eksokrin , mengandung protein , biokatalisator
- Kerja : Specific , keylock , berulang ulang , bolak balik , menurunkan enrgi pengaktifan
- Pengaruh : Dipengaruhi suhu , pH , kadar substrat , inhibitor , jumlah produk , jumlah enzim
Pasa percobaan kerja enzim katalase
( dengan menggunakan hati )
- substrat : H2O2
- produk O2 dan H2O
- Test PH dengan HCL ( asam) dan NaOH ( basa)
- Test Suhu dengan Es dan dipanaskan
- Konklusi : Enzim ini bekerja baik di pH netral dan suhu 37 derajat
RESPIRASI SEL ( KATABOLISME) :
Fotodintesis
REAKSI TERANG
REAKSI TERANG
- energi sinar matahari
- Tilakoid / Grana Pada Khloroplast
- H2O (Tanah Xilem Akar) Foton – klorofil ( Fotosistem 1 &2)- eksitasi electron – fotolisis air menjadi H + dan O2H+ diikiat NADP NADPH2
- Produk ATP dan NADPH 2 dan Oksigen (O2 ) dibuang dari Produk fotolisis
REAKSI GELAP
- Calvin Benson ( energi dari NADPH- ATP ) hasil akhir Reaksi Terang
- Stroma
- Pada Khloroplast CO2 (Udara - Stomata )
Proses
- Fiksasi RuBP mengikat CO2 menjadi PGA
- Reduksi : PGA berikatan dengan H+ dari NADPH membentuk PGAL
- Regenerasi :
- PGAL – Glukosa ( Glukosa membentuk Amilum )
- PGAL sebagian membentuk RuBP
RESPIRASI
- Glikolisis : Sitoplasma ( Anaerob) Bahan : Glukosa (C=6)m Produk : 2 Asam Piruvat ( C= 3) . 2 NADH , 2ATP
- Dekarboksilasi Oksidatif terjadi di Membrane luar mitokondria Bahan Asam Piruvat Produk : ( C=3) 2 asetil Co A ( C= 2 ) , 2 NADH , 2 CO2
- Siklus Krebs terjadi di Matriks mitokondria Bahan : Asetil CoA ( C = 2 ) Produk 4 CO2 , 6NADH, 2FADH. 2 ATP
- Sistem Transport elektron : Terjadi di Membran dalam mitokondria dengan bantuan enzim Sitokrom Produk Oksigen ( O2), 34 ATP, 6 H2O
Percobaan Fotosinresis
- Sachs : untuk mengetahui amilum dan fotosintesis perlu cahaya , pakai daun dibungkus kertas alumunium , dan alcohol yang digunakan melarutkan klorofil test dengan Lugol positif warna biru tua untuk daun yang tidak dibungkus , dibungkus pucat
- Ingenhous : pakai hidrilla . Oksigen keluar dalam fotosintesis dengan tanda ada gelembung
- Engelmann : dengan spirogira mengetahui cahaya yang cocok panjang gelombangnya dan bakteri aerob
Fermentasi ( Respirasi An Aerob )
- ASam Laktat : Suasana An aerob , Bahan Glukosa , Produk Asam Laktat dan 2 ATP , Penerima ion H + nya Asam Piruvat menjadi asam laktat , Membuat pegal pegal ,. Terjadi di otot ketika kurang oksigen
- 2, Alkohol ( C2H5OH) : Suasana Anaerob , Bahan Glukosa , Produk Alkohol , 2 ATP , 2 CO2 , tidak menghasilkan air , Penerima iob H+ Asetal dehide menjadi Alkohol , terjadi pada mikroorganime ( Sacharomyces ) .
- Fermentasi Asam Cuka ( CH3COOH ) : Suasana Aerob , bahan Alkohol , Produk Asam Cuka , H2O , penerima H+ adalah Oksigen sehingga terbentuk Air , terjadi di mikroorganisme ( Acetobacter aceti).
Kemosintesis :
- Membuat bahan kompleks ( Organik ) dari sederhana (an Organic) dengan nergi dari hasil Reaksi kimia
- Nitrifikasi ( pembentukan nitrat (NO3) dari amoniak (NH3) / Amonium NH4OH) dengan bantuan Bakteri NS, NC dan NB
- Sulfurikasi : ( Pembentukan Glukosa ) dari H2S dilakukan oleh Thiobacillus sulfurikans
- Pembongkaran Nitrat menjadi NH3 /N2 bebas ke udara lagi disebut Denitrifikasi oleh Thiobacillus denitrifikans
SUBSTANSI GENETIKA
DNA
- terdiri dari dua pita yang saling terpilin (Double Stranded DNA = DS-DNA dikenal dengan istilahÞ) “DOUBLE HELIX” yang modelnya pertama kali dibuat oleh JAMES D. WATSON (Amerika Serikat) danFRANCIS CRICK (Inggris) tahun 1953, diperbaiki modelnya olehWILKINS.
- Jika DNA melakukan TRANSKRIPSI bentuknya adalah SINGLE STRANDED (SS-DNA). DNA tersusun dari banyak sekali NUKLEOTIDA.
NUKLEOTIDA TERDIRI DARI
- Satu molekul gula (dalam hal ini adalah “deoksiribosa” atau “ribosa”).
- Satu molekul fosfat.
- Satu molekul basa nitrogen (basa nitrogen terdiri dari dua jenis yaitu)
a. PURIN : ADENIN dan GUANIN.
b. PIRIMIDIN : TIMIN, SITOSIN dan URASIL.
- Satu molekul gula dan satu molekul basa disebut “NUKLEOSIDA”
URUTAN SINTESIS PROTEIN
1. TRANSKRIPSI
ss-ADN membentuk ss-RNA yaitu RNA-duta yang membawa informasi genetic untuk sintesa protein.
2. FASE INISIASI
RNA-duta sampai di ribosom dan RNA-r mengkode asam amino sesuai dengan informasi genetik yang dibawa RNA-d. RNA-t membawa asam amino yang sesuai ke ribosom.
3. FASE TRANSLASI
RNA-d sebagai “cetakan” mulai bekerja menterjemahkan kode triplet (kodon) yang sesuaidengan antikodon pada RNA-t.
4. FASE ELONGASI
RNA-d menggabungkan asam amino – asam amino yang sesuai menjadi protein.
5. FASE TERMINASI
Kodon yang berisi “NONSENSE CODE” akan bertindak sebagai terminator (penghentian proses).
Kadang-kadang terjadi kesalahan dalam membaca kodon sehingga salah menterjemah asam amino ~ protein yang dihasilkan salah ~ menimbulkan kelainan.
Misalnya ANEMIA karena hemoglobin mengandung asam amino VALIN atau LISIN, seharusnya hemoglobin yang normal mengandung ASAM GLUTAMAT. Kode genetika dipelajari oleh NIRENBERG dan KHORANA.
REPRODUKSI SEL
Pembelahan MIOSIS pada Spermatogenesis ( pembentukan Sperma berurutan
Spermatogonium / induk sel sperma (2n) tumbuh jagi – Spermatocyt I ( 2n ) membelah miosis jadi dua Spermatocyt II (n) pada miosis I – membelah mitosis jadi Spermatid ( n ) pada Miosis II – tumbuh ekor disebut Sperma(n)
Pada Spermatogenesis : 4 sperma semua fungsional ,
pada Oogenesis ; hanya 1 hidup , 3 polosit /badan kutub 9polar) mati karena tanpa inti
Pedoman 1. Fasenya : Metafase : di equator ; Anafase, di kutub : Telofase: Terbentuk sekat pembelahan ( Urutannya IPMAT) interfase bukan repr sel . Interfase ada fase G1 – S – G2
2. Perbanyakan DNA ( Replikasi DNA ) di interfase : fase Sintesa
3. Profase Miosis I ada lima fase ( LeZiPaDiDi) : Leptoten . kromosom tebal , Zygoten : Sinapsii ( searching) , Pakhiten Mengganda ( 4 n) , Diploten : Crossing Over / pindah silang , Diakinesis : membrane inti dan anak inti hilang, sentrosom jadi 2 sentriol kekutub.
PEMBEDA MITOSIS MIOSIS ( Reduksi)
Terjadi Sel tubuh ( somatic )/ meristem Kelenjar kelamin
( Testes , Ovarium)
Tujuan Pertumbuhan Membentuk sel kelamin ( haploid)
Sifat sel anakan Sama dengan induk (2n menjadi 2n juga) Berbeda dg induk ( 2n- n)
Jumlah sel anakan 2 ( mitosis hanya sekali membelah ) 4 ( pembelahan terjadi 2 X
Fase Interfase Ada interfase diantara pembelahannya Tak ada Interfase
Secara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut:
1. Profase :
Pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid.
2. Metafase:
Pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidang pembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom /kromatid mudah diamati dan dipelajari.
3. Anafase:
Pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju ke kutub-kutub pembelahan sel.
4. Telofase:
Pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti menjadi dua bagian) dan SITOKINESIS (pembagian sitoplasma menjadi dua bagian).
Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.
Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis IIBaik meiosis I maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut :
Berbeda dengan pembelahan mitosis, pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). Setelah selesai telofase II dan akan dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface.
Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis dan Spermatogenesis. Sedangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis.
Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil, oleh karena itu sel dapat menjalankan aktivitas hidup, di antaranya metabolisme.
Fase pada siklus sel
- Fasa S (sintesis): Tahap terjadinya replikasi DNA
- Fasa M (mitosis): Tahap terjadinya pembelahan sel (baik pembelahan biner atau pembentukan tunas)
- Fasa G (gap): Tahap pertumbuhan bagi sel.
- Fasa G0, sel yang baru saja mengalami pembelahan berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun perkembangan. Kondisi ini sangat bergantung pada sinyal atau rangsangan baik dari luar atau dalam sel. Umum terjadi dan beberapa tidak melanjutkan pertumbuhan (dorman) dan mati.
- Fasa G1, sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh, antara sitokinesis dan sintesis.
- Fasa G2, pertumbuhan sel eukariot antara sintesis dan mitosis.
Fasa tersebut berlangsung dengan
urutan S > G2 > M > G0 > G1 >
kembali ke S. Dalam konteks Mitosis, fase G dan S disebut sebagai Interfase.
Diferensiasi sel
Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak.
Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional, terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan, dan mendukung fisiologis hewan. Misalnya, sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit.
Saat sebuah sel tunggal, yaitu sel yang telah dibuahi, mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler, sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi.
Regenerasi dan diferensiasi sel hewan ditentukan oleh genom. Genom yang identik terdapat pada setiap sel, namun mengekspresikan set gen yang berbeda, bergantung pada jumlah gen yang diekspresikan. Misalnya, pada sel retina mata, tentu gen penyandi karakteristik penangkap cahaya terdapat dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada ekspresi gen indera lainnya.
Morfogenesis
Pengekspresian gen itu sendiri mempengaruhi jumlah sel, jenis sel, interaksi sel, bahkan lokasi sel. Oleh karena itu, sel hewan memiliki 4 proses esensial pengkonstruksian embrio yang diatur oleh ekspresi gen, sebagai berikut:
Proliferasi sel : menghasilkan banyak sel dari satu sel
Spesialisasi sel : menciptakan sel dengan karakteristik berbeda pada posisi yang berbeda
Interaksi sel : mengkoordinasi perilaku sebuah sel dengan sel tetangganya
Pergerakan sel : menyusun sel untuk membentuk struktur jaringan dan organ
Pada embrio yang berkembang, keempat proses ini berlangsung bersamaan. Tidak ada badan pengatur khusus untuk proses ini. Setiap sel dari jutaan sel embrio harus membuat keputusannya masing-masing, menurut jumlah kopi instruksi genetik dan kondisi khusus masing-masing sel.
Sel tubuh, seperti otot, saraf, dsb. tetap mempertahankan karakteristik karena masih mengingat sinyal yang diberikan oleh nenek moyangnya saat awal perkembangan embrio.
Apoptosis merupakan bagian dari perkembangan sel, sel tidak dapat mati begitu saja tanpa suatu mekanisme yang tertanam di dalam sel, yang dapat diaktivasi oleh sinyal internal maupun eksternal.
GENETIKA
Diferensiasi sel
Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak.
Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional, terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan, dan mendukung fisiologis hewan. Misalnya, sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit.
Saat sebuah sel tunggal, yaitu sel yang telah dibuahi, mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler, sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi.
Regenerasi dan diferensiasi sel hewan ditentukan oleh genom. Genom yang identik terdapat pada setiap sel, namun mengekspresikan set gen yang berbeda, bergantung pada jumlah gen yang diekspresikan. Misalnya, pada sel retina mata, tentu gen penyandi karakteristik penangkap cahaya terdapat dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada ekspresi gen indera lainnya.
Morfogenesis
Pengekspresian gen itu sendiri mempengaruhi jumlah sel, jenis sel, interaksi sel, bahkan lokasi sel. Oleh karena itu, sel hewan memiliki 4 proses esensial pengkonstruksian embrio yang diatur oleh ekspresi gen, sebagai berikut:
Proliferasi sel : menghasilkan banyak sel dari satu sel
Spesialisasi sel : menciptakan sel dengan karakteristik berbeda pada posisi yang berbeda
Interaksi sel : mengkoordinasi perilaku sebuah sel dengan sel tetangganya
Pergerakan sel : menyusun sel untuk membentuk struktur jaringan dan organ
Pada embrio yang berkembang, keempat proses ini berlangsung bersamaan. Tidak ada badan pengatur khusus untuk proses ini. Setiap sel dari jutaan sel embrio harus membuat keputusannya masing-masing, menurut jumlah kopi instruksi genetik dan kondisi khusus masing-masing sel.
Sel tubuh, seperti otot, saraf, dsb. tetap mempertahankan karakteristik karena masih mengingat sinyal yang diberikan oleh nenek moyangnya saat awal perkembangan embrio.
Apoptosis merupakan bagian dari perkembangan sel, sel tidak dapat mati begitu saja tanpa suatu mekanisme yang tertanam di dalam sel, yang dapat diaktivasi oleh sinyal internal maupun eksternal.
GENETIKA
- GALUR MURNI adalah vanetas yang terdiri dari genotip yang homozigot. Simbol “F” (= Filium) menyatakan turunan, sedang simbol “P” (=Parentum) menyatakan induk.
- HIBRIDA (BASTAR) adalah keturunan dari penyerbukan silang dengan sifat-sifat beda ——> jika satu sifat beda disebut MONOHIBRIDA, jika 2 sifat beda disebut DIHIBRIDA dst.
- DOMINAN adalah sifat-sifat yang tampak pada keturunan. RESESIF adalah sifat-sifat yang tidak muncul pada keturunan.
- Tiap sifat organisma hidup dikendalikan oleh sepasang ”faktor keturunan”. Pada waktu itu mendel belum menggunakan istilah”gen”.
- Tiap pasangan faktor keturunan menunjukkan bentuk alternatif sesamanya, kedua bentuk alternatif disebut pasangan ALELA.
- Satu dari pasangam alela itu dominan dan menutup alela yang resesif bila keduanya ada bersama-sama.
- Pada pembentukan “gamet” alela akan memisah, setiap gamet menerima satu faktor alela tersebut yang dikenal sebagai HUKUM PEMISAHAN MENDEL atau PRINSIP SEGREGASI SECARA BEBAS.
- INDIVIDU MURNI mempunyai dua alela yang sama (homozigot), alel dominan diberi simbol huruf besar sedang alel resesif huruf keciL
- GENOTIP adalah komposisi faktor keturunan (tidak tampak secara fisik).
- FENOTIP adalah sifat yang tampak pada keturunan.
Pada hibrida atau polihibrida berlaku PRINSIP BERPASANGAN SECARA BEBAS.
BACK CROSS ——> perkawinan antara F2 dengan salah satu indukaya.
TEST CROSS ———> perkawinan antara F2 dengan induk atau individu yang homozigot resesif
PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDELSebenRNAya masih mengikuti hukum Mendel ———> alel berinteraksi.
POLIMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri-sendiri tetapi mempengaruhi bagian yang same dari suatu organisme. Pada F2 = F1 xF1 = 15 : 1
KRIPTOMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan adanya sifat yang “tersembunyi” (Kriptos) yang dipengaruhi oleh suatu keadaan, pada bunga Linaria maroccana adalah pH air sel !!
Pada F2 = F1 xF1 = 9 : 3 : 4
EPISTASIS
adalah faktor pembawa sifat yang menutup pemunculan sifat yang lain sekalipun sifat tersebut dominan
HIPOSTASIS
adalah faktor yang tertutupi oleh faktor lain.
EPISTASIS - HIPOSTASIS Pada F2 = F1 xF1 = 12 : 3 : 1
ATAVlSME
adalah sifat yang hipostasis pada suatu keturunan yang pada suatu seat muncul kembali (reappearence). ada F2 = F1 xF1 = 9 : 3 : 3 : 1
KROMOSOM
adalah struktur benang dalam inti sel yang bertanggung jawab dalam hal sifat keturunan (hereditas). Kromosom adalah KHAS bagi makhluk hidup.
GEN adalah “substansi hereditas” yang terletak di dalam kromosom.
Gen bersifat antara lain :
- Sebagai materi tersendiri yang terdapat dalam kromosom.
- Mengandung informasi genetika.
- Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel.
Sepasang kromosom adalah “HOMOLOG” sesamanya, artinya mengandung lokus gen-gen yang bersesuaian yang disebut ALELA.
LOKUS adalah lokasi yang diperuntukkan untuk tempat gen dalam kromosom.
ALEL GANDA (MULTIPLE ALLELES) adalah adanya lebih dari satu alel pada lokus yang sama.
Dikenal dua macam kromosom yaitu:
1. Kromosom badan (Autosom).
2. Kromosom kelamin / kromosom seks (Gonosom).
THOMAS HUNT MORGAN
TEST CROSS ———> perkawinan antara F2 dengan induk atau individu yang homozigot resesif
PENYIMPANGAN SEMU HUKUM MENDELSebenRNAya masih mengikuti hukum Mendel ———> alel berinteraksi.
POLIMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan banyak sifat beda yang berdiri sendiri-sendiri tetapi mempengaruhi bagian yang same dari suatu organisme. Pada F2 = F1 xF1 = 15 : 1
KRIPTOMERI
adalah pembastaran heterozigot dengan adanya sifat yang “tersembunyi” (Kriptos) yang dipengaruhi oleh suatu keadaan, pada bunga Linaria maroccana adalah pH air sel !!
Pada F2 = F1 xF1 = 9 : 3 : 4
EPISTASIS
adalah faktor pembawa sifat yang menutup pemunculan sifat yang lain sekalipun sifat tersebut dominan
HIPOSTASIS
adalah faktor yang tertutupi oleh faktor lain.
EPISTASIS - HIPOSTASIS Pada F2 = F1 xF1 = 12 : 3 : 1
ATAVlSME
adalah sifat yang hipostasis pada suatu keturunan yang pada suatu seat muncul kembali (reappearence). ada F2 = F1 xF1 = 9 : 3 : 3 : 1
KROMOSOM
adalah struktur benang dalam inti sel yang bertanggung jawab dalam hal sifat keturunan (hereditas). Kromosom adalah KHAS bagi makhluk hidup.
GEN adalah “substansi hereditas” yang terletak di dalam kromosom.
Gen bersifat antara lain :
- Sebagai materi tersendiri yang terdapat dalam kromosom.
- Mengandung informasi genetika.
- Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel.
Sepasang kromosom adalah “HOMOLOG” sesamanya, artinya mengandung lokus gen-gen yang bersesuaian yang disebut ALELA.
LOKUS adalah lokasi yang diperuntukkan untuk tempat gen dalam kromosom.
ALEL GANDA (MULTIPLE ALLELES) adalah adanya lebih dari satu alel pada lokus yang sama.
Dikenal dua macam kromosom yaitu:
1. Kromosom badan (Autosom).
2. Kromosom kelamin / kromosom seks (Gonosom).
THOMAS HUNT MORGAN
- adalah ahli genetika dari Amerika Serikat yang menemukan bahwa faktor-faktor keturunan (gen) tersimpan dalam lokus yang khas dalam kromosom.
Percobaan untuk hal ini dilakukan
pada lalat buah (Drosophila melanogaster) dengan alasan sebagai
berikut:
- Cepat berkembang biak
- Mudah diperoleh dan dipelihara
- Cepat menjadi dewasa (umur 10 – 14 hari sudah de~wasa)
- Lalat betina bertelur banyak
- Hanya memiliki 4 pasang kromosom, sehingga mudah diteliti.
POLA-POLA HEREDITAS
- Orang yang mula-mula mendalami hal pola-pola hereditas adalah W.S. SUTTON dari Amerika Serikat.
- Menurut Sutton bila ada gen-gen yang mengendalikan dua sifat beda bertempat pada kromosom yang sama, gen-gen itu tak dapat memisalkan diri secara bebas lebih-lebih bila gen-gen itu berdekatan lokusnya, maka akan berkecenderungan untuk selalu memisah bersama-sama.
- Peristiwa ini disebut LINKAGE (PAUTAN).
- Ada kalanya kromosom yang memisah tidak membawa seluruh gen yang dimiliki tetapi hanya sebagian saja yang terbawa sedangkan sisanya dipenuhi oleh kromosom pasangannya.
- Peristiwa ini disebut CROSSING-OVER(PINDAH SILANG).
- Kejadian ini diteliti oleh Morgan.
- Determinasi seks adalah penentuan jenis kelamin suatu organisme yang ditentukan oleh kromosom seks (GONOSOM). Untuk lalat buah dikenal 1 pasang kromosom seks yaitu kromosom X dan kromosom Y.
- Individu jantan terjadi jika terdapat komposisi kromosom seks XY sedang betina jika komposisinya XX. Hal ini sebaliknya terjadi pada BURUNG yaitu jantan adalah XX sedangkan betinanya XY.
PAUTAN SEKS
PAUTAN SEKS adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom.
Sebagai contoh :
PAUTAN SEKS adalah suatu sifat yang diturunkan yang tergabung dalam gonosom.
Sebagai contoh :
- adalah lalat buah betina mata merah (dominan) dikawinkan dengan lalat buah jantan mata putih (resesif) ——>
- F1 semua bermata merah.
- Tetapi pada F2 semua yang bermata putih adalah jantan.
- Hal ini menunjukan bahwa sifat “bermata putih” merupakan sifat yang terpaut pada kromosom Y.
Seks linkage dipelejari oleh THOMAS
HUNT MORGAN.
- NONDISJUNCTION adalah peristiwa gagal berpisah dari kromosom seks pada waktu pembelahan sel ——> diteliti pertama kali oleh CALVIN B. BRIDGES.
- GEN LETAL adalah gen yang menyebabkan kematian individu (in vivo) jika alel gen tersebut berada dalam kedudukan “homozigot”.
EVOLUSI
Urutan Kuda :
- Eohippus – Mesohippus – Merryhippus – Pliohippus – Eohippus ( SoRy )
- Eohippus56 juta yang lalu Jari 5 Ukuran sebesar Kucing Zaman geologi Eosin
- Messohippus36 juta yang lalu Jari 3 Ukuran 0,8 m Zaman geologi Oligosin
- Merryhippus 25 juta yang lalu Jari 3 Ukuran 1m Zaman geologi Miosin
- Pliohippus 12 juta yang lalu Jari 2 Ukuran 1,2 m Zaman geologi Pliosen
- Equus 2 juta yang lalu – sekarang Jari 1 Ukuran 1,6 m Zaman geologi Plistosin
TEORI EVOLUSI
- Evolusi Darwin : seleksi alam ( jerapah 2 jenis panjang dan pendek , pendek terseleksi mati )
- Evolusi Lamarck : Adaptasi ( Use and dis Use ) organ digunakan terus akan berkembang dan diwariskan
- George Cuvier : Zaman diakhiri kehancuran (kataklisme): antar zaman tidak berhubungan Kupu Biston betularia sayap putih > sayap gelap sebelum industri , sebaliknya setelah revolusi industri putih lebih sedikit karena terseleksi oleh predator burung karena lingkungan terpolusi
Bukti evolusi : Fosil , Homologi ,
Perbandingan embryo vertebrata (ontogeni), organ Rudimenter , Varisai , dan
isolasi geografi
- Homologi ; Pedomannya Asal sama , setelah itu fungsinya nya beda Terjadi pada Tungkai depan / Anggota gerak depan ( hewan Vertebrata ) yaitu Tangan manusia , Kaki depan kuda, Sirip depan paus , Sayap burung . tungkai depan itu dulunya sama tersusun atas tulang lengan , pengumpil pergelangan , jari namun karena fungsinya di mahkluk hidup menjadi berbeda Tangan memgang , kaki depan untuk jalan , sirip dada untuk renang , sayap untuk terbang
- Analogi : tidak memasalahkan asalnya namun fungsinya harus sama , Sayap burung dari bahan tulang , kupu dari kulit namun bisa untuk terbang
- Ontogeni : perkembangan pada mahkluk hidup dari embryo – lahir – mati
- Phillogeni : perkembangan pada mahkluk hidup dari sederhana sampai sempurna
Organ rudimenter
- Kelenjar susu laki laki
- Usus buntu
- Rambut dada laki
- Gigi taring
- Otot penggerak telinga
- Tulang ekor
MUTASI
Mutasi gen ( mutasi kecil / Point Mutation )
Mutasi gen ( mutasi kecil / Point Mutation )
- Perubahan terjadi pada Nukleotida / DNAyang ada di dalam gen meliputi :
- Insersi ( basa nitrogen menyisip ) kerangka bergeser kebelakang , jadinya asam amino berubah
- Delesi ( basa nitrogen hilang ) kerangka bergeser kedepan jadinya asam amino berubah
- Substitusi ( terjadi pergantian basa nitrogen) meliputi
- Transisi : pergantian A dengan G atau T dengan S
- Transversi : Pergantian A ( purin) oleh T miliknya Pirimidin
Mutasi Kromosom : mutasi besar /
Gross Mutation )
- Prinsipnya terjadi perubahan pada kromosom ( jumlahnya atau bagian yang ada didalam kromosom mis gen ) ada 3 :
- Abrasi ( Kerusakan kromosom ) : perubahan gen : Delesi , Duplikasi , Translokasi , Inversi , katenasi ( lihat buku dan soal )
- Aneusomi ) set kromosom normal ( 2n) hanya pada nomer tertentu hilang jadi atau tambah Contoh : Sindrom Down ( 45 A XX/45AXY) ada penambahan kromosom di no :21 Sindrom Turner ( 44AXO) kromosom no 23 hilang satu jenis wanita steril spt laki , Ovarium degenerasi Sindrom Klinofelter ( 44AXXY) kromosom no 23 tambah satu jenis laki steril spt wanita , testes degenerasi ( Testisculorum degeneration ) Sindrom Jacobs : ( 44AXXY) kromosom no 23 tambah satu jenis laki
- Aneuploidi : set khomosom memang sudah tigak normal lagi ( tidaj 2n) misal triploid, haploid ,polyploid ; ini yang sering dibiaakan untuk bibit unggul pada tanaman
Faktor yang menjadikan mutasi
disebut Mutagen meliputi :
- factor Fisika : suhu , radiasi ,
- factor kimia : cairan kimia ; nitrit , Cholchisin
- factor biologi : virus
Determinasi seks pada manusia juga
ditentukan oleh kromosom X dan Y. Karena jumlah kromosom manusia adalah khas
yeitu 46 buah (23 pasang) yang terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang
gonosom, maka formula kromosom manusia adalah
- Untuk laki-laki adalah 46, XY atau dapat ditulis juga 44 + XY.
- Untuk wanita adalah 46, XX atau dapat ditulis juga 44 + XX.
Rasio untuk dapat memperoleh anak
laki-laki atau anak perempuan adalah sama yaitu 50% atau (0,5).
Penyakit genetik yang disebabkan autosom pada manusia biasanya “bersifat resesif” artinya dalam keadaan homozigot resesif baru menampakkan penyakit misalnya :
Penyakit genetik yang disebabkan autosom pada manusia biasanya “bersifat resesif” artinya dalam keadaan homozigot resesif baru menampakkan penyakit misalnya :
- Albinisma,
- Polidaktili,
- Gangguan mental,
- Diabetes mellitus
- Dsb.
Ada pula penyakit yang disebabkan
karena mutasi autosom, misalnya:
- SINDROMA DOWN (MONGOLID SYNDROME = TRISOMI 21) ——> + autosom no.21
- SINDROMA PAATAU (TRISOMI 13) ——> + autosom no.13
- SINDROMA EDWARDS (TRISOMI18) ——> +autosom no.18
- SINDROMA “CRI-DU-CHAT” ——> delesi no. 5
Penyakit genetik yang disebatkan
gonosom :
- Kelainan formula kromosom (disebabkan peristiwa non-disjunction).
misalnya: ,
- Kelainan formula kromosom (disebabkan peristiwa non-disjunction).
misalnya: ,
- SINDROMA TURNER (45,XO).
- SINDROMA KLINEFELTER (47,XXY; 48,XXXY).
- SINDROMA SUPERFEMALE/TRIPPLE-X atau TRISOMI X (47,XXX).
- SUPERMALE (47,XYY).
- Karena pautan seks (Sex linkage)
- TERPAUT KROMOSOM X (resesif) yaitu buta wRNAa (hijau dan merah) dan Hemofilia ——> pada laki-laki bersifat “ALL OR NONE”.
- TERPAUT KROMOSOM Y (resesif hanya pada laki-laki) misalnya HAIRY-PINA (hipertrikosis).
EVOLUSI KIMIA
- Harold Urey : Atmosfer purba mengandung gas H2O , H2 , NH3 ( Amoniak ) dan CH4 ( metana ) karena petir terbentuk senyawa yang merupakan cikal bakal organisme
- Stanley miler dicoba dalam tabung : mencoba hipotesa urey zat dihasilkan asam amino
- Oparin : terjadi evolusi dilaut setelah Gas H2O , H2 , NH3 ( Amoniak ) dan CH4 ( metana ) menjadi asam amino sederhana – protein ( makromolekul ) sop purba – koaservart – terbungkus membrane – mh prokaryotic dst
- Abiogenesis : Aristoteles , dan Antroni leuwenhoek ( rendaman jerami penuh paramaecium)
- Biogenesis : Redi ( daging dengan belatungnya ) Spalanzani ( kaldu keruh dengan spora bakteri dari udaranya ) Louis Pasteur ( tabung leher angsa ) dengan bisa meyakinkan pengikut abiogenesis dengan teori Omne Vivum ex Ovo , Omne ovum ex Vivo dan Omne vivum ex vivo
Genetika
- Gamet dicari dengan rumus 2n dimana n ; yang heterozygote Contoh AaBbCC : 4 ( 2 2 )
- Jika disuruh mencari NPS ( nilai pindah silang) : Cari yang aneh ( dua yang sedikit per total x100%)
- Jika Terjadi perkawinan Heterozygot dengan Heterozygot - Mendel normal ( 9 : 3 : 3 : 1 ) ( 9 yang 2 gede , 3 gedenya 1 , 3 gedenya 1 , 1 ( tak punya gede) - Epistasis : 12 : 3 : 1 ( 12 ungu menang mengalahkan , 3 yang dikalahkan 9hipostasis) 1 putih
- Jika ada pertanyaan lethal : jawabnya langsung yang lethal 25 % , Jika perkawinannya heterozugote contoh genotif ThTh : thalesemia mayor : lethal , Siclemia ( ss ; lethal )
- Yang Linkage di X sehingga menulisnya harus dengan huruf X dulu pada wanita dan prianya adalah Hemopili , buta warna , warna mata lalat , ex : wanita buta warna : XcbXcb , Pria : XcbY
- Jika tidak linkage langsung hurufnya mis Albino ( aa ) , Thalesimia ( Thth) Siclemia ( Ss) dll Jadi tidak perlu ditulis dengan menggunakan XX atau XY
- Pada Golongan darah ada Rh Positif ( RhRh/Rhrh) Asia dan Rhesus negative : rh rh (Eropa)
- Ibu untuk menurunkan anak yang Erythroblastosis fetalis harus Rhesus negative , kawin denga pria Rh + , maka anak I selamat , anak kedua mati (Erythroblastosis fetalis
- Ayam Walnut ( R-P-) Rose ( R-pp) Pea ( rrP-) single /nilah (rrrpp)
- Bunga Ungu ( A-B- ) amtosianin dalam keadaan basa , Merah ( A-bb) punya antosiani namun asam , putih tanpa antosiani ( aaB- / aabb)
Hardy Weinberg
Syarat : Populasi besar , perkawinan acak , Viabilitas dan fertilitas sama , tidak ada migrasi , seleksi ,
Rumus p + q = 1 --- ( P+Q )2
Pedoman Cari yang tidak berteman di akarin ketemu Q , masukkan persamaan awal
P +Q = 1
Selalu nilai yang diketahui harus diperkan seluruhnya kec dalam persen . misal 30 dari 10000 pend albino berarti Q2 = 30 /10000 . OK
Cari heterozygote 2 pq . masukin hasil
Bioteknologi
Teknik hibridoma dua sel disatukan ; Antibody monoclonal ( Sel kanker (Myolema) dan Lymposit )
Teknik Plasmid (ekombinan Gen) plasmid bakteri dambil dipotong Endonuklease Restriksi , Disambung dengan enzim Ligase ,
Kultur Jaringan : memproduksi keturunan yang SERAGAM , cepat dan banyak
Biometalurgi : thiobacillus ferooksidan , Bioinsektisida ( Bacillus Thuringiensis ) Pupuk ( Rhizobium) ,
Rhizopus : tempe
Sacharomyces : minuman alkohol , roti, tape
Lactobacillus bulgaricus : Yogurt
Aspergillus wentii : kecap
Acetobacter xilinum ( Axe) : nata de coco
Axetobacter aceti : asam cuka
Penicillium yang berakhiran ty : keju ( P camemberty , requoforty)
Penicillium yang berakhiran um : antibiotic pinisilin ( chrisogenum , notatum)
Propioni bacterium : keju chedar / keju keras
Streptococus thermophillus : mentega
Neurospora sitophylla : onxom
Eschericia coly : teknik plasmid buat insulin
Streptococus griceus : antibiotic streptomisin
Aspergillus niger : enzim pencernaa , asam sitrat
Bacillus subtilis : enzim amilase
Aspergillus oryzae : Tauco
Thiobacillus ferooksidan : pemisah logam
Bacillus thuringiensis : Bio insektisida
REFRENSI
ini untuk latihan OK
PRA UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
LEMBAR SOAL
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Program : III IPA
Hari/tanggal : Kamis, 23 April 2018
Alokasi Waktu : 120 Menit
Dimulai Pukul : 07.30
PETUNJUK UMUM :
1. Tulislah lebih dahulu Nama dan nomor kode peserta Anda pada baris yang telah disediakan.
2. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawabnya
3. Laporkan kepada pengawas kalau terdapat tulisan yang kurang jelas, rusak atau jumlah soal kurang
4. Jumlah soal sebanyak 50 butir pilihan ganda, semua harus dijawab
5. Hitamkan pada bulatan yang tersedia pada lembar jawaban dengan menggunakan pencil 2 B
6. Apabila terjadi kesalahan, maka bersihkan jawaban tadi sampai bersih.
7. Selamat bekerja.
SOAL-SOAL
1. Untuk mengetahui penyebab dan cara menjangkitnya penyakit malaria Charles Laveran dan Ronald Ross menggunakan metoda ilmiah, karena mereka ….
a. mendapatkan masalah
b. melaksanakan eksperimen
c. mengajukan hipotesis
d. menarik kesimpulan
e. melaksanakan observasi
2. Pengamatan terhadap suatu tumbuhan menunjukkan cirri-ciri : berakar tunggang, tidak berbunga sejati, berdaun, batang bercabang, bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari dalam strobilus jantan, maka tumbuhan tsb. dapat di golongkan ke dalam ….
a. Alga
b. Micota
c. Thallophita
d. Gymnospermae
e. Angiospermae
3. Perhatikan gambar bentuk bakteri berikut ini !
Kelompok bakteri streptococcus
ditunjukkan pada nomor ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
4. Perhatikan diagram siklus hidup
jamur berikut ini.
Bagian yang berlabel X adalah ….
a. Zygospora
b. Askuspora
c. Basidium
d. Basidiospora
e. Miselium
5. Suatu badan tempat berkumpulnya
sporangium dan jika masih muda dilindungi oleh indusium adalah ….
a. Sorus pada tumbuhan paku
b. Sporagonium
c. Sporofit pada tumbuhan lumut
d. Strobilus pada tumbuhan
gymnospermae
e. Makrofil pada tumbuhan paku
6. Parasit berikut ini hanya hidup
dalam plasma darah yaitu ….
a. Plasmadium
b. Trypanosome
c. Taenia
d. Fasciola
e. Necator
7. Urutan metamorfosis sempurna pada
insekta adalah ….
a. larva – pupa – telur – imago
b. telur – larva – pupa – imago
c. pupa – larva – nimfa – imago
d. telur – larva – nimfa – imago
e. larva – telur – pupa – imago
8. Tumbuhan lumut yang sehari-hari
tampak berwarna hijau adalah bagian ….
a. Sporofit
b. Gametofit
c. Protonema
d. Protolium
e. Sporofil
9. Di padang rumput hidup kelompok
kambing dan harimau. Jika predatornya sangat aktif maka setelah terjadi
penurunan konsumen primer, akan terjadi ….
a. Penurunan populasi rumput dan
harimau
b. Peningkatan populasi rumput dan
kambing
c. Peningkatan populasi rumput dan
harimau
d. Penurunan populasi harimau dan
peningkatan populasi kambing
e. Peningkatan populasi rumput dan
penurunan populasi harimau
10. Yang dimaksud dengan rantai
makanan detritus adalah ….
a. Padi – Tikur – Ular
b. Bangkai hewan – Belatung – Kodok
– Ular
c. Padi – Tikus – Bangkai hewan –
Belatung – Kodok
d. Kodok – Belatung – Bangkai hewan
e. Padi – Tikus – Kodok – Ular
11. Aktivitas manusia yang tidak
menimbulkan gangguan keseimbangan lingkungan adalah ….
a. pertanian organic dan hidroponik
b. menjarinmg ikan dengan system
pukat harimau
c. kultur jaringan dan radiasi induksi
d. rotasi tanaman dan pembakaran
hutan
e. lading berpindah dan pertanian
monokultur
12. Jaringan yang bertugas sebagai
penyelenggara transportasi zat adalah ….
a. Parenkim & Kolenkim
b. Parenkim & Sklerenkim
c. Kolenkim & Klorenkim
d. Klorenkim & Sklerenkim
e. Xylem & Floem
13. Di bawah ini cirri-ciri jaringan
otot, yang merupakan cirri jaringan otot polos adalah :
- Inti satu di tengah
- Inti satu dipinggir
- Sel bergaris dan bercabang
- Sel berbentuk lonjong
- Kerja menurut kehendak
- Kerja diluar kehendak
a. 1 , 3 , 6
b. 2 , 3 , 5
c. 1 , 4 , 6
d. 2 , 4 , 6
e. 2 , 4 , 5
14. Gerak membuka dan menutupnya
stomata karena pengaruh ….
a. Cahaya
b. Air
c. Suhu
d. Enzim
e. Betul semua
15. Pada percobaan perendaman
pangkal batang yang telah dipotong dalam larutan eosin dapat dipastikan
jaringan yang lebih dahulu berwarna merah adalah ….
a. Floem
b. Xylem
c. Epidermis
d. Parenkim
e. Sklerenkim
16. Perhatikan proses pembentukan
energi di bawah ini
Energi yang digunakan langsung untuk
kontraksi otot adalah nomor ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
17. Perhatikan bagan percobaan di
samping ini :
Yang akan terjadi pada percobaan
tsb. adalah permukaan …..
a. X berkurang karena hipertonis
b. X bertambah karena hipotonis
c. X dan Y tetap
d. Y bertambah karena hipertonis
e. Y berkurang karena hipotonis
18. Sistem peredaran darah pada ikan
adalah ….
a. Terbuka, tunggal
b. Terbuka, ganda
c. Tertutup, tunggal
d. Tertutup, ganda
e. Salah semua
19. Sel-sel darah berikut yang
menurun jumlahnya ketika seseorang menderita penyakit demam berdarah adalah ….
a. Eritrosit
b. Leukosit
c. Trombosit
d. Monosit
e. Eosinofil
20. Jika kita merasa lapar, maka itu
berarti bahwa ….
a. Kadar gula darah menurun
b. Produksi asam lambung meningkat
c. Kontraksi usus meningkat
d. Protein dalam darah menurun
e. Lumen usus kosong
21. Dari hasil uji urine seseorang
diperoileh data sbb. :
- Urine + Biuret Warna Biru
- Urine + Fehling A + Fehling B dipanaskan Warna merah bata
- Urine + Perak nitrat Endapan putih
- Urine dipanaskan Bau amoniak
Berdasarkan data tsb. dapat
disimpulkan bahwa orang tsb. ……..
a. Tidak ada kelainan
b. Menderita albuminuria
c. Terjadi gangguan pada filtrasi
d. Ada infeksi pada saluran kemih
e. Terjadi gangguan pada kantung
kemih
22. Fungsi hati selain untuk
menyimpan gula, perombakan protein dan perombakan sel darah merah, juga
berfungsi untuk ….
a. menyimpan protein
b. menawarkan racun
c. memperlancar peredaran darah
d. mengangkut sari makanan
e. membentuk asam belerang
23. Tujuan pemberian pil KB adalah
.....
a. menghambat lajunya sperma
b. menghambat pertumbuhan embrio
c. mematikan sperma yang datang
d. menghambat ovulasi
e. mematikan zigot
24. Perhatikan sel neurin berikut
ini !
Nama-nama bagian nomor 2, 3 dan 4
adalah .....
a. dendrit, neurit dan selubung
schwan
b. dendrit, neurit dan selaput
myelin
c. dendrit, neurit dan badan sel
d. reseptor, dendrit dan akson
e. akson, badan sel dan ujung neurit
25. Perhatikan gambar penampang
melintang sumsum tulang belakang berikut !
Bila terjadi gerak refleks, jalan
Yang dilalui oleh impuls saraf adalah .....
a. 1-2-3-4-5
b. 1-3-4-5-6
c. 1-2-3-5-7
d. 1-2-4-5-6
e. 1-2-5-6-7
26. Lisosom adalah organel yang
hanya terdapat pada sel hewan yang berfungsi untuk...
a. menguraikan zat hasil pencernaan
b. mensintesa enzim hidrolitik
c. menyimpan hasil fotosintesa
d. membawa sifat keturunan
e. melakukan sintesa protein
27. Teori sel yang menyatakan bahwa
sel merupakan unit struktural, pertamakali diusulkan oleh ....
a. Felix Dujardin
b. Robert Hooke
c. Robert Brown
d. Scheiden dan Schwan
e. Rudolf Virchoro
28. Pembelahan sel secara meiosis
dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- Kromosm homolog yang berada pada equator bergerak memisahkan diri
- Masing-masing kromosom menuju kutub yang berlawanan
- Benang spindel dan seluruh isi sel agak memanjang
Kegiatan di atas adalah termasuk
fase ....
a. Metafase I
b. Metafase II
c. Anafase I
d. Anafase II
e. Interfase
29. Tes amilum untuk menguji hasil
fotosintesa dilakukan terhadap daun tumbuhan hijau, sebab ....
a. Fotosintesis hanya terjadi di
daun
b. Pada daun terdapat banyak stomata
c. Bahan baku fotosintesa terdapat
di daun
d. Daun terkena cahaya matahari
langsung
e. Daun menagndung klorofil; paling
banyak
30. Suatu enzim yang terdapat pada
hati dengan konsentrasi tinggi bekerja pada peroksida air dengan menghasilkan
air dan oksigen adalah enzim ....
a. Peroksidase
b. Amilase
c. Protease
d. Katalase
e. Dehidrase
31. Bila dalam tahap siklus Krebs
dihasilkan 8 NADH2 dan 2 FADH2, maka setelah melalui transfer elektron akan
dihasilkan ATP sebanyak ....
a. 10
b. 20
c. 28
d. 30
e. 22
32. Kromosom sel somatik wanita
normal terdapat ....
a. 22 autosom + x
b. 23 autosom + x
c. 22 pasang autosom + xx
d. 23 pasang autosom + xx
e. 22 pasang autosom + x
34. Gambar berikut adalah 1 molekul
nukleolita
Secara berurutan no. 1 , 2 dan 3
dari rangkaian tsb. adalah ....
a. Gula – Fosfat – Pasanitrogen
b. Fosfat – Gula – Basa nitrogen
c. Gula – Basa nitrogen – Fosfat
d. Fosfat – Basa nitrogen – Gula
e. Basa nitrogen – Gula – Fosfat
35. Bila sepasang tikus dikawinkan
dan menghasilkan keturunan 1 ekor tikus hitam dan 1 ekor tikus putih, diketahui
sifat hitam dominan terhadap putih, maka genotip parentalnya adalah ....
a. Homozigot dominan & homozigot
resesif
b. Homozigot dominan &
heterozigot
c. Homozigot dominan & homozigot
dominan
d. Heterozigot & homozigot
resesif
e. Heterozigot & heterozigot
36. Tanaman kacang tinggi dominan
terhadap pendek, warna merah dominan terhadap putih. Jika tanaman kacang
bergenotip heterozigot disilangkan dengan sesamanya, maka diharapkan mendapat
keturunan dengan perbandingan ....
a. 3 tinggi merah ; 1 pendek putih
b. 1 tinggi merah ; 1 pendek putih
c. 3 tinggi putih ; 1 pendek merah
d. 9 tinggi merah ; 3 tinggi putih ;
3 pendek putih ; 1 pendek merah
e. 9 tinggi merah ; 3 pendek merah ;
3 tinggi putih ; 1 pendek putih
37. Bila semangka buah besar tidak
manis (BBmm) disilangkan dengan semangka buah kecil manis (bbMM). Jika F1 yang
dihasilkan disilangkan dengan sesamanya, maka pada F2 yang mempunyai sifat
lebih baik ada ....
a. 6,25 %
b. 12,5 %
c. 18,75 %
d. 25 %
e. 56,25 %
38. Andaikan seorang pria mengandung
gen terpaut sek dalam kromosom Xnya, maka sifat itu akan diwariskan pada ....
a. 25 % anak laki-lakinya
b. 50 % anak laki-lakinya
c. 50 % anak perempuannya
d. 100 % anak perempuannya
e. 100 % anak laki-laki
39. Berdasarkan diagram di bawah,
macam perubahan gen yang terjadi adalah ....
a. Inversi
b. Delesi
c. Katenasi
d. Translokasi
e. Duplikasi
40. Sebuah sel memiliki susunan
kromosom sbb.
Sel tersebut mengalami mutasi.....
a. monoploid
b. monosomik
c. monosomik ganda
d. triploid
e trisomik
41. Omne vivum ex ovo, omne ex vivo
adalah suatu pernyataan yang menjelaskan bahwa .....
a. Kehidupan selalu berasal dari
organisme yang bertelur
b. Semua kehidupan berasal dari
kehidupan sebelumnya
c. Tidak ada kehidupan tanpa telur
d. Sebelum ada kehidupan, harus ada
telur dahulu
e. Kehidupan berasal dari benda mati
42. Paruh burung Finch yang bentuk
dan ukurannya berbeda-beda terjadi karena keadaan di bawah ini, kecuali ....
a. Adaptasi
b. Seleksi alam
c. Mutasi
d. Variasi
e. Morfologis
43. Berikut ini disajikan sejumlah
organ pada vertebrata yaitu :
- sirip anjing laut
- sayap kelelawar
- kaki depan kuda
- sayap pada capung
- sayap pada burung
- tangan manusia
Pasangan organ yang analog adalah
....
a. 1 & 3
b. 2 & 5
c. 4 & 5
d. 1 & 6
e. 3 & 6
44. Penemuan fosil pada berbagai
lapisan bumi yang dapat menerangkan adanya evolusi dengan jelas adalah fosil
....
a. kuda
b. kera
c. manusia
d. dinosaurus
e. jerapah
Perhatikan penjelasan berikut untuk
Nomor 45 s.d Nomor 47.
- Disuatu sungai terdapat populasi ikan berjumlah 2000 ekor dari jumlah tsb. Ada 720 ekor yang berwarna putih (hh) yang lainnya berwarna hitam. Pada komposisi ini ikan berwarna putih tidak diminati oleh lawan jenisnya.
45. Frekuensi gen H adalah ....
a. 1 %
b. 6 %
c. 0,06 %
d. 0,6 %
e. 0,4 %
46. Jumlah ikan hitam heterozygot
adalah ....
a. 320
b. 360
c. 750
d. 800
e. 960
47. Frekuensi genotif setelah
perkawinan adalah .... (HH ; Hh ; hh)
a. 16 % ; 48 % ; 36 %
b. 36 % ; 48 % ; 16 %
c. 39 % ; 47 % ; 14 %
d. 14 % ; 47 % ; 39 %
e. 25 % ; 50 % ; 25 %
48. Seekor hewan jenis mamalia
berukuran besar, berambut coklat, anak dibesarkan dalam kantung di bagian depan
perut induknya terdapat di kawasan ....
a. Oriental
b. Austalian
c. Paleartik
d. Ethiopian
e. Neartik
49. Perolehan bibit unggul dapat
dilakukan melalui cara ....
a. Seleksi, yaitu menyambungkan gen
ke dalam gen lainnya
b. Mutasi, yaitu menyambungkan dua
varietas yang berbeda
c. Mutasi, yaitu mengubah struktur
ADN
d. Transplantasi gen, yaitu mengubah
struktur kimia mol gen (DNA)
e. Hibridisasi, yaitu varietas yang
bermutu
50. Pengembangan bioteknologi juga
sangat membantu memecahkan masalah lingkungan. Hal ini terlihat dari kenyataan
bahwa mikroba ....
a. dapat membentuk vaksin
b. menghasilkan oksigen
c. menjaga keasaman tanah
d. dapat mengekstrak logam
e. membantu pembentukan minyak






Tidak ada komentar:
Posting Komentar